Apa Itu Prinsip Dasar
Akuntansi?
Prinsip
akuntasi adalah pedoman dan tata cara pencacatan umum yang terbuka agar berguna
bagi semua pihak yang berkepentingan. Salah satu contoh konkret kegiatan akuntansi adalah penyusunan laporan
keuangan bisnis atau perusahaan. Prinsip akuntansi di semua negara tudak
selalu sama. Prinsip Akuntnasi Indonesia (PAI) pertama kali diterbitkan pada
tahun 1973, kemudian di ubah pada tahun 1984 yang dikenal dengan istilah PAI
1984.
Namun sekarang, di Indonesia tidak lagi
menggunakan istilah Prinsip Akuntnasi Indonesia (PAI), tetapi telah diganti
menjadi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan (DSAK) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Prinsip akuntansi
merupakan himunan prinsip,prosedur, metode dan teknik akutansi dalam mengatur
laporan keuangan.
1.
Prinsip
Biaya Historis (Historical Cost Principle)
Prinsip
ini menghendaki digunakannya harga perolehan yaitu harga pertukaran yang
disetujui oleh kedua belah pihak yag melakukan transaksi.
2.
Prinsip
Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition
Prinsiple)
Prinsip
ini mengacu pada aliran masuknya aktiva yang timbul dari penyerahan barang atau
jasa yang dilakukan oleh suatu unit usaha selama suatu periode tertentu.
3.
Prinsip
Mempertemukan (Matching Prinsiple)
Artinya
mempertemukan antara biaya dengan pendapatan yang timbul karena biaya tersebut. Prinsip ini dapat
berguna untuk menentukan besarnya penghasilan bersih setiap periode.
4.
Prinsip
Konsistensi (Consistency Principle)
Prinsip
ini digunakan agar laporan keuangan dapat dibndingkan setiap periodenya seta
dapat dibandigkan dengan tahun tahun sebelumnya. Misalnya jika menggunakan
metode pendekatan neraca, harus konsisten dengan pendekatan neraca.
5.
Prnsip
pengungkapan penuh/lengkap (Full
Disclosure Prinsiple)
Laporan
keuangan harus ddajikan secara lengkap Karen ainformasi yang disajikan itu
merupakan ringkasan dari transaksi yang terjadi dalam suatu periode dan saldo
dari akun tertentu.
Jadi untuk menghasilkan laporan keuangan yang valid dan
akuntabel, para akuntan harus menjalankan proses akuntansi dengan baik,
terstruktur, sesuai prosedur serta memenuhi prinsip akuntansi yang diterima
umum. Tujuan dari penggunaan prinsip akuntansi tersebut adalah untuk menciptakan
kesesuaian antara pengguna akuntansi satu dengan lainnya. Sehingga informasi
keuangan yang dihasilkan dapat diperbandingkan dan memenuhi kebutuhan pengguna
informasi tersebut.

Assalamualaikum bun saya ingin bertanya,Apa yang akan terjadi jika prinsip-prinsip tersebut tidak di lakukan dengan benar oleh para akuntan
BalasHapusBun....saya mau tanya didalam prinsip akuntasi itu ada prinsip Harta,Utang,Modal,Pendapatan,Beban....disini saya kurang paham bun bagaimana cara menggunakan nya,bisa gak bun berikan contoh prinsip tersebut dalam kehidupan sehari hari bundo
BalasHapusAssalamualaikum bun, saya mau bertanya
BalasHapusWaalaikumsalam.. Silahkan say
HapusAssalamu'alaikum
BalasHapusAssalamualaikum bun
BalasHapusAssalamu'alaikum bun
BalasHapusAssalamualaikum
BalasHapusAssalamualaikum bun, saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi prinsip-prinsip akuntansi tersebut
BalasHapusHallo guys
BalasHapusAssalamualaikum bun
BalasHapusA B C
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAssallamualaikum bun
BalasHapusBun gmna jika akuntan tidak menjalankan proses dengan baik struktur nya serta tidak memenuhi prinsip
Assalamualaikum bun, saya Nilam Aprilya Sari,mau bertanya, apakah prinsip akutansi dikerjakan/dilaksanakan oleh orang tertentu atau boleh sembarang orang,dan Kenapa Harus ada prinsip akutansi?🙏
BalasHapusAssalamu'alaikum bun saya siti hajar, mau bertanya apa saja contoh dari prinsip dasar akuntansi
BalasHapusAssalamualaikum bun,
BalasHapusSaya Mau bertanya,
Apa Saja Kegiatan akuntansi ?