Kamis, 11 November 2021

Nge-Vlog di PembaTIK Level 4

Rabu, 3 November 2021


Kegiatan pembatik level 4 tahun 2021 sudah di penghujung waktu. Tanggal 11 November batas akhir pengumpulan tugas yang harus disetorkan di lembar pengumpulan tugas.  Ada tiga tugas yang harus diselesaikan oleh sahabat rumah belajar,  diantaranya yaitu:

1.    Membuat Vlog 

     Klik DISINI untuk melihat vlog PembaTIK 2021 level 4

Ketentuan konten atau materi vlog sebagai berikut:

·    Tema  besar dari vlog pembatik 2021 adalah berbagi dan berkolaborasi bersama di rumah belajar.  Peserta mendiskusi 4 untuk mendukung tema.  Sub tema dapat mengangkat kearifan lokal.

·     Tugas vlog bersifat individu yang berisi proyek sesuai dengan sub tema yang disepakati dan wajib ada pemanfaatan fitur Rumbel atau layanan Pusdatin lainnya. 

·   Konten vlog berupa praktik baik inovasi pembelajaran kolaboratif yang mengintegrasikan pemanfaatan fitur-fitur Rumah Belajar atau layanan Pusdatin di era kenormalan baru.

·        Inovasi pembelajaran kolaboratif harus terlihat dalam vlog dan melibatkan siswa.

·        Ketentuan teknis blog sesuai dengan ketentuan teknis video yang dipelajari di level 2

·   Share ke medsos dengan menambahkan hashtag #PusdatinKemendikbudristek #Pembatik2021 #DutaRumahBelajar2021 #RumahBelajar2021 #berbagiTIK

·        Penilaian akan melihat unsur indikator teknis,  desain informasi dan kolaborasi.

 

2.     Membuat blog

·        Dikerjakan individu atau tugas perorangan

·   Berisi tulisan-tulisan mengenai aktifitas sosialisasi baik tatap maya maupun tatap muka,  aktivitas implementasi tugas vlog,  aktif pemanfaatan blog sesuai dan hal-hal lain yang edukatif,  dengan memanfaatkan layanan Pusdatin terutama portal rumah belajar

·        Tulisan original komunikatif dan interaktif

·        Desain unik dan menarik

·        Platform yang digunakan bebas

·        Berikan gambar yang relevan dan menarik

·        Desain blog yang menarik

·        Blog juga berisi hasil tugas Vlog dan kegiatan tatap Maya atau tatap muka

·        Tim penilai cukup membuka blog peserta untuk melakukan penilaian tugas akhir peserta.

3.     Melakukan sosialisasi portal rumah belajar

·    Melakukan sosialisasi pemanfaatan rumah belajar di daerah masing-masing bisa dilakukan secara individu maupun berkelompok

·        Kelompok sosial dapat dilakukan tatap the mengikuti Pro kesehatan mau Tata.

·    Materi yang disajikan terkait inovasi pembelajaran atau implementasi mata pelajaran yang diampunya dengan memanfaatkan layanan Pusdatin terutama portal rumah belajar.

·   Peserta kegiatan sosialisasi adalah guru-guru atau komunitas guru lintas sekolah dengan jumlah minimal 50 orang untuk tatap Maya atau 25 orang untuk tatap muka (dapat memilih salah satu yang memungkinkan).

·   Menyiapkan dan menggunakan bahan sosialisasi yang relevan dan komunikatif misalnya Banner atau Flyer kegiatan yang telah disosialisasikan di medsos masing-masing.

·        Didokumentasikan dengan baik

·        Laporan sosialisasi dinarasikan pada blog 

 

Pada tulisan kali ini kita akan membahas tentang Vlog.  Apa sih yang dimaksud dengan Vlog???

Vlog merupakan singkatan dari Video Blogging adalah sebuah blog di mana terdapat konten berupa video didalamnya dan nantinya akan diunggah melalui kanal media sosial YouTube.  Orang yang biasa membuat Vlog disebut vlogger.  Ada banyak hal yang harus dipersiapkan dalam membuat Vlog mulai dari peralatan perencanaan, kru yang terlibat dan lain sebagainya. Dalam membuat Vlog terdapat tiga tahapan yang harus kita lakukan yaitu:

     1.     Tahapan pra produksi

2.     Tahapan produksi

3.     Tahapan pasca produksi

Dalam membuat sebuah Vlog konten yang dibuat juga bermacam-macam disesuaikan dengan kebutuhan dari channel content creator tersebut.  untuk saat ini konten yang sering digunakan yaitu dalam bidang pendidikan, tutorial, music, comedy, gaming hingga podcast.  Dengan durasi video rata-rata sekitar 10 hingga 15 menit.  Ada banyak jenis Vlog yang harus kita ketahui diantaranya yaitu:

ü  How to

Vlog jenis ini Ini digunakan oleh para reviewer dan vlogger karena memberikan konten yang edukatif dan menarik. Konten dari vlog jenis ini memberikan tips tutorial dan cara untuk menggunakan suatu alat atau bahan.  Proses pengambilan video pun terbilang sulit karena harus memperhatikan penggunaan kamera, sudut pencahayaan, scrip hingga alat peraga.  Contoh dari vlog ini yaitu tutorial memasak, tip dan trik menggunakan Adobe Photoshop dan lain-lain.

ü   Reality

Jenis blog ini biasanya digunakan oleh para traveler yang memiliki hobi untuk berkeliling menjelajahi berbagai tempat wisata yang unik dan menarik. Durasi pengambilan video lebih lama.Hal yang penting dalam pengambilan vlog ini yaitu penggunaan microphone supaya suara yang dihasilkan terdengar dengan jelas.  Selain microphone pengambilan vlog reality juga membutuhkan stabilizer supaya menghasilkan gambar yang tidak goyah.

ü  Talking head

Untuk membuat Vlog jenis ini sahabat perlu mempersiapkan beberapa hal penting seperti tripod, kamera atau smartphone, hingga pencahayaan yang mendukung. Dimana pada vlog ini berisi hanya 1 orang saja yang melakukan pembicaraan di depan kamera langsung dengan menampilkan kepala hingga setengah badan saja.  Seorang youtuber saat ini banyak menggunakan Vlog jenis yang satu ini.

 

Pada kesempatan kali ini saya mencoba untuk membuat sebuah vlog terkait tugas akhir pembatik level 4.  Vlog yang saya buat berjudul pemanfaatan portal rumah belajar untuk inovasi pembelajaran dimasa tatap muka terbatas.  Hal pertama yang saya lakukan adalah mengajak teman-teman guru untuk berkolaborasi dalam pembuatan vlog.  Saya berkoordinasi dengan teman-teman sesama guru terkait produksi dari vlog tersebut.  Terlebih dahulu saya membuat perencanaan tertulis terkait pengambilan video blog saya. Pada tahapan pra produksi, hal yang saya lakukan adalah membagi tim atau kru dalam pengambilan video,  persiapan alat dan bahan yang dibutuhkan,  penyusunan skenario dan penentuan lokasi syuting.  

Pada proses produksi dilakukan pengambilan video yang terdiri dari beberapa scene.  Kami melakukan shooting di lingkungan SMKN 6 Tanjung Jabung Timur dengan melibatkan siswa kelas X Akuntansi. Tentunya tidak mudah dalam pengambilan gambar tersebut. Banyak terjadi kesalahan-kesalahan atau adegan-adegan lucu yang terjadi selama proses pengambilan video.  Tapi kesalahan tersebut membikin riuh suasana shooting. Dalam pengambilan video saya dibantu oleh tiga orang teman-teman guru, mereka berperan sebagai kameramen.  Video diambil menggunakan Smartphone.  Saya menggunakan headset yang terhubung ke smartphone dan mengaktifkan aplikasi perekam suara.  Hal ini saya lakukan karena saya tidak memiliki microphone khusus untuk pembuatan video. 

Pada tahapan pasca produksi dilakukan editing video.  Aplikasi yang saya gunakan untuk editing video yaitu wondershare filmora. Saya memilih video-video yang layak untuk ditampilkan di dalam sebuah vlog.  Setelah proses editing selesai saya meminta saran dan pendapat dari teman-teman terkait vlog tersebut. Setelah mendapat saran dan masukan dari teman-teman saya pun melakukan proses editing kembali. Terakhir  vlog yang telah saya buat saya share di media sosial.  Bagaimana keseruan kami dalam pembuatan vlog yuk tonton video dibuang sayang DISINI.

Belajar dimana saja, Kapan saja, Dengan siapa saja.

Terima Kasih.

Sumber : https://www.sekawanmedia.co.id/cara-membuat-vlog/ 

Selasa, 09 November 2021

Smart App Creator (SAC) di Rumah Belajar

Berbagi Dan Berkolaborasi #Part 3

Selasa, 9 November 2021


Smart App Creator merupakan salah satu aplikasi untuk membuat media pembelajaran interaktif berbasis Android.  Terkait tugas akhir di level 3 tahun 2021 yaitu level implementasi dimana peserta diklat PembaTIK level 3 diwajibkan membuat media pembelajaran interaktif. Media pembelajaran interaktif dapat dibuat menggunakan banyak aplikasi seperti articulate storyline, Smart App Creator,  iSpiring 9  dan masih banyak aplikasi lainnya.  Namun dalam pembuatan media pembelajaran interaktif di level 3 ini saya menggunakan aplikasi Smart App Creator (SAC). Menurut saya Aplikasi ini sangat mudah digunakan menu-menu yang tersedia di dalamnya sangat mudah untuk dimengerti.  Sebelum membuat media pembelajaran interaktif di SAC  terlebih dahulu saya membuat storyboard.  dimana Dengan membuat Storyboard ini memudahkan kita dalam membuat aplikasi atau media pembelajaran interaktif.  Saya mencari aset-aset berupa gambar tombol-tombol video yang dibutuhkan untuk pembuatan aplikasi di internet. 

Selasa, 9 November 2021, saya kembali melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan portal rumah belajar ke SMP Negeri 13 Tanjung Jabung Timur.  Sebelum melakukan kegiatan sosialisasi terlebih dahulu saya melakukan koordinasi dengan kepala sekolah Ibu Dra. Siti Rokanah terkait pelaksanaan sosialisasi di SMP Negeri 13 Tanjung Jabung Timur. Tentunya hal ini disambut positif oleh ibu kepala sekolah dan mengizinkan saya untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan pembuatan media pembelajaran berbasis Android. Dalam kegiatan berbagi dan berkolaborasi kali ini saya tidak sendirian.  Saya ditemani oleh salah seorang guru peraih juara 2 lomba pembuatan media berbasis mobile tingkat provinsi Jambi yang diadakan tahun 2021 yaitu bapak Putra Irawan S.Pd.

Sebelum kegiatan berbagi dan berkolaborasi dilaksanakan kami membicarakan terkait hal-hal yang akan disampaikan. Kami mengumpulkan aset-aset grafis berikut aplikasi untuk dibagikan kepada guru-guru hebat di SMP Negeri 13 Tanjung Jabung Timur. Sebelum acara dimulai saya membagikan aset-aset dan aplikasi SAC kepada teman-teman guru. 

Pukul 10.00 WIB setelah istirahat pertama semua guru dikumpulkan di ruang majelis.  Kegiatan sosialisasi dibuka oleh ibu Jumiati, S.Pd selaku moderator.  Dilanjutkan dengan kata sambutan dari ibu kepala sekolah. Setelah mendengar sambutan dari ibu kepala sekolah saya pun diminta untuk langsung melakukan kegiatan sosialisasi terkait pemanfaatan portal rumah belajar.  Sama dengan yang saya lakukan di sekolah yang lain, saya mengenalkan fitur-fitur utama dan pendukung yang terdapat di rumah belajar.  Tak lama berselang kami pun berbagi terkait cara pembuatan media pembelajaran berbasis Android.  Saya dan Pak Putra Irawan, S.Pd saling berbagi dan berkolaborasi bekerjasama memandu guru-guru hebat dalam melakukan penginstalan aplikasi SAC. Setelah penginstalan berhasil dilakukan di laptop guru kami pun memulai untuk membuat media pembelajaran interaktif tentunya menggunakan aset-aset grafis yang telah dibagikan kepada guru-guru. 


Antusias dan semangat yang tinggi terlihat dari wajah para guru di SMP Negeri 13 Tanjung Jabung Timur.  Kami secara bersama mengenali menu-menu yang terdapat di SAC  dan mempraktekkan pembuatan media pembelajaran berbasis Android. 

Tak terasa waktu berjalan dengan cepat, perut pun mulai keroncongan. Sebelum kegiatan diakhiri beberapa orang guru mencoba untuk menyimpan output dari media yang dibuat serta mencoba untuk menginstal di HP mereka masing-masing. Rasa bangga terpancar di raut wajahnya ketika berhasil menginstal aplikasi yang dibuat oleh guru-guru hebat di sekolah ini.  Yuuuk kita lanjutkan pembuatan media pembelajaran berbasis Android di lain waktu.  Bundo dengan senang hati siap berbagi dan berkolaborasi.  Karena belajar dapat dilakukan dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Salam Rumah Belajar

Augmented reality dan rumah belajar

Berbagi Dan Berkolaborasi #Part 2

Senin, 8 November 2021


Setelah mendapat dukungan dari kepala SMK Negeri 6 Tanjung Jabung Timur dan diberikan Surat tugas untuk melaksanakan sosialisasi ke sekolah lain.  hari ini saya mulai menyiapkan diri dan materi untuk bersosialisasi di SMA Negeri Negeri 2 Tanjung Jabung Timur (Read. SMANDA),  Alhamdulillah Mendapat sambutan baik dari kepala sekolahnya.

Selepas melaksanakan apel pagi di sekolah kami, saya bersiap-siap untuk melanjutkan kegiatan sosialisasi ke SMA Negeri 2 Tanjung Jabung Timur.  Pukul 8.00 WIB saya memulai perjalanan ke  sekolah tujuan dengan menempuh jarak kurang lebih 20 kilometer dengan jalan yang cukup menantang.  Di perjalanan saya melihat 2 mobil truk pengangkut sawit yang terpuruk yang menyebabkan kemacetan dijalan, apalagi pada malam harinya sudah diguyur hujan lebat.  Tapi hal itu tidak menyurutkan niat saya untuk berbagi dan berkolaborasi di SMA Negeri 2 Tanjung Jabung Timur.  

Kurang lebih 30 menit perjalanan saya tempuh menggunakan sepeda motor.  Tibalah saya di depan gerbang SMA Negeri 2 Tanjung Jabung Timur. Saya melihat pagar sekolah yang tertutup rapat.  Dari kejauhan datang satpam menghampiri dan membukakan pagar sekolah untuk saya, saya pun diarahkan untuk memarkir motor dan dipersilahkan untuk menunggu di ruang tamu.  Kepala SMA Negeri 2 Tanjung Jabung Timur, ibu Evi Susanti S.Pd., M.Pd menyambut kedatangan saya.  Kami saling berbincang terkait portal rumah belajar, dan saya pun dibantu oleh salah seorang teman yang bekerja di sekolah tersebut untuk menyiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan sosialisasi.

Pukul 9.00 WIB acara pun dimulai,  guru-guru hebat dari SMANDA diminta untuk berkumpul di ruang Majelis Guru dengan terlebih dahulu diminta untuk meninggalkan tugas bagi siswa-siswa di kelas mereka masing-masing. Bapak Drs. Arfah selaku moderator membuka acara sosialisasi dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kepala Sekolah Ibu Evi Susanti, S.Pd., M.Pd dan tibalah saatnya bagi saya untuk melakukan kegiatan sosialisasi berbagi dan berkolaborasi terkait pemanfaatan portal rumah belajar.  

Senang rasanya bisa bertemu kembali secara tatap muka dengan guru-guru hebat di SMANDA.  Sudah lama saya tak berkunjung ke sekolah ini terakhir berkunjung ke sekolah ini ketika menjadi pengawas silang kegiatan UNBK beberapa tahun yang lalu.  Tentunya kami sudah saling mengenal satu sama lain sehingga sosialisasi ini canggung untuk saya lakukan.

Saya memandu beberapa teman-teman guru untuk login di portal rumah belajar,  baik dengan menggunakan smartphone maupun yang berbasis web dengan laptop.  Hal yang menjadi perhatian disini ketika saya mengenalkan fitur terbaru di rumah belajar yaitu Augmented Reality.  tentunya dengan mendengar namanya ini masih asing. Yaap... benar sekali di dunia pendidikan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) masih baru dikenal. 


Ketertarikan teman-teman guru semakin meningkat Ketika saya mencoba untuk menampilkan salah satu contoh media berbasis AR.  Dengan menggunakan Smartphone yang sebelumnya telah diinstal sebuah aplikasi untuk melakukan scanner terhadap gambar yang akan ditampilkan AR-nya. Antusiasme kawan-kawan semakin meningkat setelah melihat Media berbasis AR. 

Dalam kesempatan sosialisasi ini saya mencoba memandu kawan-kawan untuk membuat media berbasis AR menggunakan sebuah aplikasi yaitu Assemblr Edu. Assemblr Edu merupakan aplikasi karya anak bangsa yang telah dipakai oleh guru-guru hebat di dunia.  Banyak negara yang telah menggunakan aplikasi ini seperti  Indonesia, Amerika Serikat, Swedia, Singapura, Italia, Australia dan lain sebagainya.  Kami menginstal aplikasi assembler edu yang terlebih dahulu di download di Play Store.  Saya mengenalkan satu persatu fitur-fitur yang ada di Assemblr Edu.  Dan kami bersama-sama melakukan praktek pembuatan media pembelajaran berbasis AR.

Teman-teman guru hebat dari SMANDA semakin bersemangat dan termotivasi untuk membuat media pembelajaran berbasis AR.  Tak cukup rasanya waktu yang tersedia untuk membuat media berbasis AR. Namun saya membuka diri untuk berbagi dan berkolaborasi di lain waktu bersama teman-teman di SMANDA terkait pembuatan media pembelajaran berbasis AR.

Tak lengkap rasanya sosialisasi sebelum berbagi bersama siswa-siswa hebat di sekolah ini, saya pun menyempatkan diri untuk mensosialisasikan Portal Rumah Belajar di kelas XI IPA 1. Sambutan yang luar biasa dari para siswa. Saya memandu siswa untuk install dan login di rumah belajar. Kami pun bersama-sama mengenal fitur yang tersdia di rumah belajar. Banyak dari mereka yang tertarik menjawab soal-soal latihan yang ada di fitur bank soal. Mereka juga melakukan jelajah luarangasa melalui fitur WJA.




Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan acara makan bersama guru-guru hebat dari SMANDA. Hmmm…indah nya berbagi, belajar bersama rumah belajar.

Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja. Salam rumah belajar

Terima kasih.

HOME SWEET HOME

HOME SWEET HOME


Berbagi Dan Berkolaborasi #Part 1

SMK Negeri 6 Tanjung Jabung Timur merupakan salah satu sekolah terletak di desa lambur 2 Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.   Sudah 11 tahun  saya mengajar di sekolah ini.  Tentunya dengan berbagai macam suka dan duka yang dilalui.  Banyak teman  yang sudah seperti keluarga sendiri.  Banyak peserta didik dengan  berbagai macam tingkah laku dan keunikannya masing-masing.  Tentunya Hal inilah yang menjadi penyemangat saya mengajar di sekolah ini. 

Kegiatan PembaTIK level 4 tahun 2021 yang saya ikuti tentunya tak luput dari campur tangan kepala sekolah dan guru-guru hebat di sekolah ini. Kami saling berbagi dan berkolaborasi di berbagai kegiatan. Termasuk dalam penyelesaian tugas PembaTIK level 4 ini.  Dimana para Sahabat Rumah Belajar (SRB) wajib mengikuti kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar ke sekolah-sekolah.  Tidak afdol rasanya kegiatan sosialisasi yang akan saya lakukan sebelum dimulai dari sekolah sendiri. 

Jumat, 30 Oktober 2021 setelah mengikuti kegiatan Coaching PembaTIK level 4 saya mendapat bingkisan dari Pusdatin Kemdikbud yang diantar ke sekolah melalui sebuah ekspedisi. Paket tersebut langsung dikirim ke sekolah.  tenang rasanya menerima market setelah melihat alamat pengirimnya, rasanya kayak gimana gitu…

Pada kesempatan inilah saya pun langsung meminta izin dan restu dari kepala SMK Negeri 6 Tanjung Jabung Timur, sekolah tempat saya mengajar untuk melakukan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Tanjung Jabung Timur. Tentunya hal ini mendapat dukungan penuh dari kepala sekolah dan meminta saya untuk melakukan kegiatan sosialisasi pertama terkait portal rumah belajar di sekolah kami.

Kamis, 4 November 2021, kegiatan sosialisasi terkait Portal Rumah Belajar di laksana pukul 11.00 WIB. Kegiatan sosialisasi di hadiri oleh majelis guru dan karyawan TU dari sekolah saya. Mereka sangat antusias sekali mengikuti sosialisasi.  Sosialisasi dibuka oleh Bapak Chaidirman, S.Pd.,  M.Kom selaku kepala sekolah, dilanjutkan dengan pembacaan do’a oleh Bapak Mujiono, S.Pd yang dimoderatori oleh wakil kurikulum Bapak Saryoto, S.Pd.

Sungguh antusias sekali teman-teman guru mengenal fitur-fitur yang ada di rumah belajar.  Kami pun mulai mengenali fitur utama rumah belajar yang terdiri dari fitur sumber belajar, kelas maya, laboratorium maya, dan bank soal . Satu persatu dari fitur kami telusuri dan kami menonton video pembelajaran yang ada di sumber belajar terkait mata pelajaran yang diajarkan di SMK.  Kami mencoba melakukan praktik-praktik fisika di Fitur laboratorium maya.  Wah… seru sekali bisa praktek tanpa harus ribet menyiapkan alat dan bahan.  

Selanjutnya kami mencoba mengenali fitur-fitur pendukung yang ada di rumah  belajar.  ada banyak fitur pendukung diantaranya peta budaya, blog pena, karya sastra dan Bahasa, buku sekolah elektronik, pengembangan keprofesian berkelanjutan, wahana jelajah angkasa, edugame dan augmented reality.  Hal yang menjadi pokok bahasan di sini yaitu di fitur pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB).  Saya mengajak teman-teman guru untuk mengikuti diklat-diklat yang diselenggarakan oleh Pusdatin Kemendikbud yang ada di fitur PKB. Tentunya dengan mengikuti pelatihan tersebut kita mendapat banyak ilmu menambah sahabat guru dari profesi lain dan yang pastinya kita memperoleh sertifikat pelatihan bertaraf nasional secara gratis yang dapat digunakan sebagai bahan pengusulan naik pangkat bagi guru PNS, sedangkan bagi guru honorer juga dapat digunakan sebagai pelengkap bahan mengikuti kegiatan PPG bagi yang belum sertifikasi. 

Kami pun mencoba fitur edugame, fitur ini yang sangat menarik karena kita bisa bermain sambil belajar, bisa belajar sambil bermain sehingga pembelajaran makin menyenangkan.  Rasa penasaran makin memuncak ketika fitur edugame kami buka. Kami mencoba game-game yang ada di rumah belajar,  Kami membaca petunjuk untuk melakukan permainan lalu mencoba untuk bermain main.  Ketawa riuh pun nampak di wajah kawan-kawan guru ketika ada pertanyaan yang belum benar dijawab Bak kata pepatah sedia peluru sebelum berperang.  Artinya kita harus belajar terlebih dahulu sebelum mencoba untuk menjawab soal-soal karena dengan portal Rumah Belajar belajar dapat dilakukan dimana saja kapan saja dan dengan siapa saja.

 Merdeka belajarnya

 Rumah belajar portalnya

 Maju Indonesia

 Terima kasih.

 

Minggu, 07 November 2021

Aku dan PembaTIK


PembaTIK??? 

Mungkin bagi sahabat,  kata PembaTIK sudah tidak asing lagi.  namun berbeda dengan saya,  ketika beberapa bulan yang lalu seorang teman seprofesi mengajak untuk mengikuti kegiatan PembaTIK.  Tentunya yang terpikir oleh saya bahwa PembaTIK itu adalah kegiatan membatik di atas sehelai kain. Hmmm….  betapa “kudet” nya saya waktu itu.

Saya mencoba mencari tahu tentang hal tersebut.  Sungguh malunya saya ketika mengetahui apa itu PembaTIK. Yaa… Pembelajaran berbasis TIK.  Rasa penasaran dan ingin tahu semakin meningkat.  Saya berusaha untuk searching di dunia maya terkait kegiatan PembaTIK tersebut. 

Sekitar bulan April 2021,  saya mencoba mendaftar sebagai peserta di kegiatan PembaTIK level 1 gelombang 3.  Ada sekitar 2000 orang peserta yang terdaftar di gelombang tersebut.  Berbagai rangkaian kegiatan pembelajaran saya ikuti.  Pada level ini dikenal juga dengan level literasi.  Tersedia modul dan video sebagai bahan literasi. Setiap modul dilengkapi dengan tugas-tugas yang harus diselesaikan.  Dan di akhir pembelajaran terdapat ujian akhir menjawab soal-soal yang terdapat di LMS (Learning Management System)   dengan jumlah soal dan waktu yang telah ditentukan.  Syukur alhamdulillah saya lulus di level 1 ini.

Pada awal bulan Mei 2021 saya makin penasaran dengan kegiatan PembaTIK ini.  saya pun bergabung di level implementasi.  Di level Ini saya menyadari sepenuhnya bahwa untuk dapat mewujudkan Merdeka belajar harus didukung dengan inovasi dan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran.  Apalagi di masa pandemi Covid- 19 ini,  pemanfaatan TIK dalam pembelajaran menjadi hal yang wajib dilakukan oleh para guru untuk menunjang pembelajaran yang berkualitas.  Sesuai dengan tuntutan modul di level 2 terkait implementasi,  peserta PembaTIK dituntut untuk dapat membuat video pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran tentunya. 

Video pembelajaran yang dibuat oleh masing-masing peserta PembaTIK level 2 tentunya harus sesuai dengan tuntutan kurikulum,  kejelasan isi dan materi yang terdapat di dalam video.  Kemudian video pembelajaran diunggah ke portal rumah belajar melalui fitur sumber belajar.

PembaTIK level 3 ”level kreasi”.  Dan alhamdulillah Saya juga mengikuti level ini pada gelombang 3 yang diikuti oleh sekitar 533 peserta yang terdaftar yang dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 23 September 2021.  Sama dengan level sebelumnya di level kreasi ini juga terdapat modul dan tugas-tugas yang harus diselesaikan.  peserta PembaTIK level 3 dituntut untuk dapat membuat media pembelajaran interaktif.  baik itu menggunakan aplikasi SAC ( Smart App creator),  PowerPoint,   Articulate Storyline dan fitur sumber belajar yang terdapat di platform rumah belajar serta aplikasi-aplikasi lainnya.  

Pada tugas ini saya menggunakan aplikasi untuk membuat media pembelajaran interaktif (MPI) yang menarik. MPI yang dibuat dapat diekspor dalam bentuk APK dan dapat diinstal di Smartphone peserta didik,  juga dapat disimpan dalam bentuk Html 5 yang dapat diakses melalui laman website.

Tanggal 22 Oktober 2021 saya membaca postingan dari salah seorang DRB Provinsi Jambi tahun 2020 yaitu bapak Etri Edison di laman Facebooknya yang memposting terkait berita peserta yang terdaftar di level 4. Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim saya langsung mengunjungi laman SimpaTIK dan login menggunakan akun yang telah terdaftar.  Alhamdulillah saya dinyatakan lulus dari level 3 dan terdaftar di level 4 dengan 30 orang peserta dari Provinsi Jambi.  Tentunya hal ini makin membuat semangat dan motivasi makin menggebu-gebu.  30 orang peserta PembaTIK level 4 dari Provinsi Jambi telah menyandang status sebagai Sahabat Rumah Belajar (SRB) tentunya hal ini menjadi pemotivasi agar terus belajar dan  berkarya.  Berbagi dan berkolaborasi untuk mensosialisasikan pemanfaatan portal rumah belajar.

Bagaimana keseruan saya ketika berbagi dan berkolaborasi Portal Rumah Belajar, tunggu ditulisan berikutnya ya.

Salam rumah belajar

Belajar dimana saja,  kapan saja,  dengan siapa saja.

Terima kasih.